Wednesday, October 31, 2007

Menjadi Penengah!

Ngga enak memang kalo ditakdirkan untuk menjadi penengah. Kebingungan dan ragu-ragu akan selalu datang menghampiri. Apalagi di saat kita sedang dalam dilema keputusan. Ngga ada yang bisa menuntun kita untuk menjadi obyektif dalam menyikapi keputusan tersebut. Mungkin terkadang malah bakal bikin sakit hati.

Sakit hati, kok? Dalam mengambil keputusan, kita akan disuguhkan kedekatan-kedekatan psikologis di diri kita. Kedekatan perkawanan, kedekatan hubungan darah, kedekatan pengalaman, kedekatan profesi, atau segala kedekatan yang mampu mempengaruhi pilihan kita. Pilihan yang seharusnya adil, akhirnya menjadi sebuah pilihan yang subyektif. Meski saya pikir hal itu wajar. Bayangkan jika akhirnya anda memilih untuk membela saudara anda, ketimbang orang lain yang kebetulan bersiteru dengan saudara anda.

Memilih adalah hal gampang, tapi memilih yang adil tentu susah. Sesusah membeli pakaian baru di Mall, jika anda memang sedang kehabisan uang. Setidaknya anda hanya mungkin untuk melihat dan menyentuhnya saja. Untuk memilikinya sangat tidak mungkin. Memilih yang baik belum tentu adil, begitupun sebaliknya memilih yang adil belum tentu baik. Semua memiliki sisi keuntungan masing-masing. Keuntungan yang tentunya bersandar pada harapan yang dicari oleh si pemilih.

Keuntungan tidak selalu menjadi dua sisi mata uang yang selalu bergandengan dengan sebuah pilihan. Memilih tidak selalu harus mendapatkan keuntungan. Memilih tidak selalu berujung pada kesenangan, but u must be choosing. Kayak saat ujian Nasional yang selalu saja memakai soal pilihan ganda, dari saat gwa masih SD. That’s reality. Choosing is suck!

Memilih saat kita harus menjadi penengah adalah dua hal yang kontradiktif. Di satu pihak kita harus obyektif, di satu pihak kita harus menentukan pilihan. Meski kita sadar memilih tidak sama dengan membela. Jika ada persoalan yang membuat kita tidak harus membela, disana kita telah menjadi seorang penengah. Penengah yang bijak sana tetap saja harus memilih.
Be Wise to solving a bad problem. Be heroes in the bad movies story. Kayak Batman yang selalu nutupin mukanya karena dia malu kalah ganteng dengan Superman. Sungguh cerita film yang tolol.

Saat anda menjadi penengah, mungkin anda ngga merasa menjadi pemilih. Anda berpikir anda adalah wasit. Anda merasa menjadi orang yang bebas nilai, bebas dalam perkara pilih-memilih. Anda salah anda tetap harus memilih. seperti wasit main bola, anda harsu menentukan pilihan apakah pelanggaran itu layak dikasih hukuman pinalti atau tidak. KAyak bapak hakim yang terpaksa memutuskan orang bersalah setelah mempertimbangakan informasi dari kedua orang yang bersengketa.

Di sana penengah kadang ragu-ragu. Kadang kebingungan dalam menentukan pilihan. Ngga ada alternatif pilihan di dunia ini. semua hanyalah oposisi biner alias pertentanga dua hal. Namun tetap saja, penengah bukan orang ketiga. Ngga ada hal ketiga dalam sebuah pilihan. Pilihan alternatif hanya ungkapan untuk tidak menunjukkan pembelaan. Semua hanya berujung pada dua pilihan, karena yang ketika hanyala setan (kata nenek kalo kita sedang berduaan dengan pacar). It is very dangerous.

Terus sekarang jika takdir kita hanyalah menjadi penengah, apakah kita harus siap ragu, atau kebingungan dalam menentukan pilihan. (Shit gwa lahir menjadi anak tengah dalam keluarga. Semoga ini tidak menjadikan gwa seorang penengah.) Memilih untuk tidak membela bos ditempat kerja kita yang sedang memarahi karyawan lainnya. Memilih untuk tidak membenarkan ucapan dosen yang sebenarnya salah, namun malu mengakui di depan mahasiswanya. Memilih untuk tidak menuduh seorang kawan pelit, hanya karena dia tidak bisa membeli kado saat datang di Ultah kawan karib lainnya. Yang penting anda tidak malu untuk mengatakan bahwa anda memang ragu dan sedang kebingungan untuk memilih dan mengatakan bahwa media ini memang suck.

Posted by dayu.cute at 22:56:15 | Permalink | No Comments »

Man From Google, Women from Yahoo, & I’m from Blog

Gwa sadar kalo gwa memang terlahir untuk tidak menjadi sexist. Gwa ngga tahu bahwa gwa tergolong dalam bentuk kelamin apa. Secara nama gwa sadar gwa perempuan, tapi secara alamiah gwa masih tidak bisa membohongi bahwa gwa memang laki-laki. Perempuan dalam sekotak layar. Laki-laki dalam obrolan room chat.

Sekejab gwa teringat pada buku “Man From Mars & Women From Venus”. Sebuah buku yang ngupas keberadaan humanbeing; baik dari karakter, prilaku, dan nilainya. Dari buku itu terbesit bahwa gwa memang butuh katakter, butuh watak dan personality sebagai mukadimmah sosial activity gwa. Gwa juga butuh ide dan paradigma dalam menjalani kehidupan gwa. My Personal Life.

Meski Gwa tidak mau terjebak dalam bipolar sexualitas, gw tetap butuh hal itu. Kenapa, karena gwa pengen dianggap ada. Existensi gwa juga penting. Sekiranya jika manusia bia menghidupkan [T/t]han sebagai sesuatu yang ada, kenapa diri saya sendiri tidak diberADAkan?

Dalam dunia virtual mereka mengategorikan usernya secara sexist pula. BAnyak Laki-laki yang ketika online hal yang pertama bereka buka dalah google. Tidak heran aktivitas googling adalah aktivitas yang menurut saya cenderung maskulin. Sedangkan kebanyakan wanita memilih melihat email dan mengirikan ke teman terdekat mereka. Mereka cenderung menjaga privasi. Buka account, login, ketik password dan running…
Sedikit ribet, tapi itu yang mereka suka.

Sedangkan gwa harus memilih apa?

Googling? Gwa sadar gwa harus menciptakan karakter dan fungsi utama google tidak seperti itu. Meski Gmail juga merupakan layanan dari perusahaan yang awalnya abal-abal tapi sekarang menjadi laba-laba online. Sedangkan kalo make yahoo, takutnya gwa malah tidak bakal exist. Gwa bakal terjebak dalam ruang narsis yang imaginatif.

Pilihan terakhir gwa hanyalah ruang murah yang mampu mewakili kedua hal itu. Gwa sebut itu Blog.
Sisilain dari bisexual yang terlahir tanpa kelainan. Gwa sadar gwa virtual, tapi dengan tegas gwa katakan:

“I’m form Blog!”

Posted by dayu.cute at 13:56:04 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, October 30, 2007

Keep Your Fantasy!

Gara-gara Gwa Nonton Film Sex with Love, gwa ngerasa bahwa pikiran segalanya. Sedangkan relationship itu adalah bagian yang terpenting dari kehidupan. Kehidupan yang lebih dari sekedar nidurin bayi, ngejaga anak, dan di selasela sibuknya kerjaan kantor. Berhubungan berarti bekomunikasi with other. Berhubungan sama dengan berkawan. Berhubungan berarti ada aturan main. Gwa butuh aturan dan ada yang mainin.

Balik lagi ke masalah Film, hampir setiap frame adegan yang ada adalah bercinta. Berhubungan sexual kemudian ditinggalkan. Bapak Bercinta dengan guru dari anaknya. Seorang paman ngga tahan sama godaan keponakan yang baru datang dari kota lain. Seorang suami ketakutan ngebayangin istrinya selingkuh, padahal dia sendiri yang selingkuh. Seorang seniman maksa pake kondom, untuk mencegah kehamilan. Sampe-sampe bercinta di atas mesin cuci demi mendapatkan getaran yang lebih.

Kisah memang sangat sederhana. alurnya pun begitu-begitu saja. Tapi yang menarik dalam film itu adalah Kekuatan otak dari manusia yang akhirnya menyebabkan apa yang dipikirkan menjadi kenyataan. Orang mulai ketakutan dengan apa yang dipikirkannya. Orang menhakimi dari apa yang dinilainya. Orang mulai melakukan apa yang diasumsikannya. Dan ketahuan endingnya, semua berubah menjadi nyata. Menjadi seperti apa yang dipikirkannya.

Karena kekuatan pikiran begitu dasyatnya, mengapa kita tidak memulai dengan hal yang lebih positif dengan pikirannya. Berpikir positif akan menjadikan perkataan kita juga positif. Jika pikiran dan perkataan positif, gwa yakin tindakan kita juga akan positif.

Berpikir, berkata, dan bertindak secara Positif

Posted by dayu.cute at 19:17:40 | Permalink | No Comments »

Masuk, Login & Bernafas….

Gwa mulai dengan menulis cerita hari ini.
cerita yang ngga menarik untuk dituliskan, tapi It’s Ok!

Gwa bangun kesorean 4 sore. Tv masih nyala, dan kebetulan lagi acara sinetron. Tapi ngga papa yang pasti hari ini aku bangun kesorean. Ngga ada planning kemana dan apa yang akan aku kerjakan. Waktu terbatas jadinya, kalo malam yang ada pasti seneng-seneng. Selalu begitu dan selalu begitu.

Ok. Semalem gwa emang kelewatan. Begadang kelewat pagi, online untuk bikin blog [diary] ini. Semoga menjadi teman curhat dan menjadikan diriku Nyata. Of couse, i’m virtual woman. Dayu hanyalah sesosok impian dari sebuah angan-angan. Tepatnya angan-angan gila!

Tapi bagi gwa ini hanyalah sebuah spirit, sebuah semangat untuk mencari arti apa sesungguhnya dari sebuah kehidupan. Sebegitu gampangnya aku lahir menjadi sebuah bagian dari lingkungan sosial. I’m make a relationship too, with human and be human being. I’m so great, so happy. Semoga akan selalu seperti perasaan ini.

Gwa awali bangun ini dengan keluar kamar dan pergi ketmpat teman. Ada sesuatu hal dan aku harus kesana. Sial dia lagi keluar dengan pacarnya. Terpaksa gwa cabut dan kecewa. Persis di sebuah jalan saat perlajanan pulang, ada warnet yang bikin gwa penasaran. Masalah harga dan temanku yang lain pernah bilang keberadaan tempat ini.

Gwa masuk, login, dan bernafas……
Simply life!
Gila gwa harus memperbaiki diri dan karakter gwa.
Untuk itu gwa menulis ini, semoga menjadi awal.
Menjadi Awal yang Baik!

Posted by dayu.cute at 11:04:12 | Permalink | No Comments »

Monday, October 29, 2007

Change U’r Life with NLP!

Temen gwa bilang Semua Selalu di Awali dengan kata-kata, Dia selalu menerangkan ampunya kata-kata dalam merubah hidup seseorang. Dia menceritakan pengalamannya tentang kuatnya pengaruh bahasa. Sedikit dia menyinggung tentang NLP: jujur gwa juga ngga ngerti.Tapi untung teman gwa ngejelasain.

Neuro Linguistic Programming itu sebuah ilmu tentang penggunaan kata-kata untuk mencapai tujuan yang kita ingini. Tujuan itu bisa jangka pendek, bisa jangka panjang. Caranya memang unik, sehingga tujuan yang kita idamkan berpeluang lebih besar untuk kita capai.

Misalnya Anda kepengen belajar ke luar negeri.maka luar negeri yang mana yang Anda ingini. Butuh kepastian. Papua juga luar negeri kan.Lalu bayangkan bahwa Anda SUDAH di sana. Bayangkan, rasakan, makin detail makin baik.Setiap ada gambar yang ada tentang negeri yang Anda impikan, gunting dan tempelkan di kamar Anda.Bacalah segala sesuatu tentang negeri itu.Rasakan bahwa Anda SUDAH berada di sana.

Lalu apa yang perlu Anda lakukan untuk bisa ke negeri itu. Mulailah sekarang. Kalau sekarang Anda Cuma dapat melamun, ya melamunlah.

Tapi mulailah sekarang. konsentrasikan selalu pada apa yang Anda dapat lakukan sekarang,saat ini, this moment.Sederhana, tetapi pasti sukses. Semoga semua hidup berbahagia,

Posted by dayu.cute at 23:28:03 | Permalink | No Comments »

Awali dengan Senyuman

Menyapa setiap orang dengan senyum manis, mungkin akan terasa menyenangkan.
Pagi yang indah dengan senyum yang ada di setiap bibir yang kita temui.

Coba Anda bayangkan jika senyum-senyum itu saling berkesinambungan dari satu bibir ke bibir yang lain. Anda pasti bisa bayangkan - senyum satu orang di pagi hari akan berlipat menjadi ribuan di sore harinya. Senyum satu orang akan berkembang menjadi senyum 2 orang, menjadi 4 orang, menjadi 8 orang, seterusnya, pangkat 2. Gwa yakin dalam satu hari saja dunia akan diwarnai dengan senyum.

Selamat Pagi dan,
:)

Posted by dayu.cute at 22:55:46 | Permalink | No Comments »