Sunday, April 26, 2009

ZINE!!!!!!

Lagi iseng ngga ada kerjaan, akhirnya nerusin keisengan bikin zine.
setelah zine terakhir yang pernah digarap NiaZine, kali ini bikin zine dengan format lebih simple
tulisan lebih santai. kalau mau lihat dan baca boleh di download di link di bawah ini.
having nice to read!!1


http://docs.google.com/fileview?id=F.f316412a-4e6b-497e-8ba4-42e33067c655

Lima edisi 1

http://docs.google.com/fileview?id=F.d9ee3291-945b-422b-85ee-ac4c63470fdb
Lima edisi 2

Posted by dayu.cute in 23:17:31 | Permalink | Comments (1) »

Friday, May 23, 2008

Jean’s & Bandana

You know how I feel

It’s a new dawn
It’s a new day
It’s a new life

For me……..
And I’m feeling good

Birds flying high
You know how I feel
Sun in the sky
You know how I feel
Reeds driftin’ on by
You know how I feel
It’s a new dawn
It’s a new day
It’s a new life
For me
And I’m feeling good

Fish in the sea
You know how I feel
River running free
You know how I feel
Blossom in the tree
You know how I feel
It’s a new dawn
It’s a new day
It’s a new life
For me
And I’m feeling good

Dragonfly out in the sun you know what I mean, don’t you know
Butterflies all havin’ fun you know what I mean
Sleep in peace when the day is done
And this old world is a new world
And a bold world
For me

Stars when you shine
You know how I feel
Scent of the pine
You know how I feel
Yeah freedom is mine
And I know how I feel
It’s a new dawn
It’s a new day
It’s a new life
For me

And I’m feeling good

thank to Buble for your voice!!!
(feeling good on 24 mei, 3.30 morning)

Posted by dayu.cute in 20:42:15 | Permalink | No Comments »

Yahoo Vs Mirc

gila aja…
aja gila….
gila gila aja…..
jangan ngajak-ngajak.

nih gara-gara si Pery, asli gara-gara dia.
temen katro yang rada kompor yang bikin aneh kelakuan si kebun.
ni orang dari dulu susah diajakin chating. susah ditelp. susah
diajak ngobrol, susah deh…. orangnya.
semaunya dia….
kadang datang kadang pergi, asli persis kayak angin.
kalo dicari ngga ada kalo ngga dibutuhin nonggol.
paling-paling lagi bosen ama sesuatu kalo dia kelihatan.
dan selalu begitu.

nah sekarang gw lagi tertarik ama aktivitas ni anak.
dulu, dia itu ngga pernah lepas dari yg namanya Mirc.
hampir 2/3 dari waktunya dipake buat main di sana.
sisanya buat makan ama tidur. Ama YM dia anti banget.

nah sekarang beda, ngga ada hari tanpa YM. kayaknya di udah kena
asyiknya main YM. semoga juga ngga lagi mood aja.
anehnya dia jug sibuk banget nampang identitasnya.
yang mulai edit2 foto, ampe nyebarin2 nama aslinya.
padahal semuanya juga ngga ada penting-pentingnya.

Yang jadi penasaran adalah kenapa YM bisa bikin hal itu,
sedangkan MIrc ngga bisa??

nah kalo mirc itu orang cenderung misterius. nick aneh,
identitas berubah-ubah, chanel banyak jadi ngga konsen. ya udah mo gimana
lagi. pokoknya imrc itu buat orang2 yang aneh, ngga jelas, yang ngga serius.
ato apa deh yang berbau gitu.

nah beda ama YM, ni program emang buat orang yg mo serius, orang yang mo jelas2an.
gimana ya. Ym itu asyik buat orang yang lagi nyari temen beneran.
pokoknya asyik, deh…!!!

tapi thank lah buat Pery yang nyesatin anak orang.

maksih buat Yahoo atas YM nya ??? ‘it’s a good inovation.

 

Posted by dayu.cute in 19:08:03 | Permalink | Comments (1) »

Wednesday, May 21, 2008

CINTA - MONYETNYA - SAPA

sial banget tadi de Doll sekarang PLN
masak, kebangkitan individu di-cut
oleh pihak2 yang sirik.
di hari kebangkitan lagi.
kalo masalah publik bolehlah lo complain

tapi kalo masalah cinta, ngapain PLN ngurusin.
“woweew petugas PLN… maw ente itu apa sich!”

asli ketawa gwa baca keluhan si kebun.
dateng-dateng ngedumel kayak orang kesurupan.
bawaannya BT mulu. padahal biasanya dia ngga kaya gitu.

tapi gwa sih sadar kalo dia lagi kena virus demam. hanya saja dia ngga tampak begitu gelisah kayak cowok lainnya. paling-paling dibawa tidur. “ketimbang kepikiran mendingan mimpiin aja sekalian.” selalu gitu jawabannya.

asli moodnya sering naik turun kayak tegangan listrik. kayak mendung yang seenaknya datang trus turun di denpasar.

bawaannya yang serampangan jadi rada canggung belakangan ini. kadang diem kadang ramai, meski jarang juga sebenarnya gw ketemuan ama dia. kemaren dia datang rada cerah kayak yellow submarinenya kapal selem. tapi barusan dia diem kayak Lennon ngga pegang gitar. malah terlihat kayak bunglon yang nangkring di pelangi. warna warni kayak krayon ponakan yang dipaksa home schooling ama maminya. padahal seumuran dia kan harusnya bersosialisasi. Cari temen main, ato calon cinta monyetnya.

wadaw jadi ngobrolin ponakan gwa.
tapi tetep nyambung ama si kebun yang lagi nyari cinta monyetnya. dia maunya hanya berkeluh kesah ama gwa. padahal boro2 solusi, mikirin masalahnya aja gwa udah ngga sanggup. terlalu krodit. kronis kayak penyakit orangtua yang bawaannya ngejalar kemana, trus komplikasi dan ujung-2nya ngga bakal bisa disembuhin. dan Jelas selibat bukan jalan yang bakal dia tempuh.

cuman yang ngeganjal dipikirannya dia. seberapa penting cinta bagi sebuah kelangsungan hidup seseorang idividu. kalo pun penting, trus siapa yang bakal jadi monyetnya. Nah masalahnya monyet bakal selalu menjadi hewan esperimen atas keberadaan cinta itu sendiri. cinta tetap butuh bentuk. dan monyet siap menjadikan korban bagi individu dalam mengetahui anatomi cinta.

sayang cerita ini tidak dibawa untuk membahas cinta, tapi lebih keprilaku seseorang individu dalam mewujudkan cinta.
semacam pola-strategi setiap individu dalam memenangkan pertandingan. (iklan: MU Vs Chelsea = 0:2 >>wawkakwa taruhan gw)

nah, ini kurang lebih tentang prtanyaan pibadi si kebun ke gwa.

Rada katro emang, tapi emang gitu kenyataannya. dia rada caur ngehadepin cewek. tapi kekeh dia, cewek bakal tergila2 sama cowok yang penakut. nah lo! bingung gwa, pemikiran terbalik yang dipake kayak filsafat Ludwig Feuerbach bahwa semuanya itu selalu dealiktis. satu-satunya yang absolut itu cuman benda keramat, kayak kuburannya Raden Wijaya (hehehe). kayak kebencian dia ama jakarta tapi malah akrab ama gwa yang rada kejakarta2an ini. aneh!

Nah sejauh mana cinta itu berarti jika seumpama dia udah mendapatkan monyetnya? atau sejauh mana cinta itu akan berarti jika seumpama monyet dan si kebun tidak butuh komitmen? (just fun aja semisal) atau sejau mana jika si kebun atau si monyet tidak mengganggap hubungan tersebut sebagai sebuah cinta? semacam game untuk penuhi rasa penasaran pribadi dengan bantuan orang lain (kebun & monyet) kayak hubungan tuhan ama setan yang sepertinya bermusuhan tapi selalu berkausa-prima di keduanya.

ah ketimbang gwa kepikiran..
mending wga jadi pihak ketiga aja. jadi penonton, yang nantinya akan memihak ato memusuhinya. ato jadi manusia aja yang nantinya akan menyuruh atau melarang dia. ato jadi sutradara aja yang bakal menjodohkan dan menikahkan mereka.
wawkakwkakwa……si kebun pasti ngarep!!!

Posted by dayu.cute in 19:02:51 | Permalink | No Comments »

Simple spirit

20.00

Sebuah panggung. Renon

Nada gejolak adrenalin, pada malam yang tampak ngga biasa, cozy city center, on the corner street
full laught of masculines
penuhi rasa penasaran, datang dan mencari jejak.

camera pinjeman. simple
wow…..sorai kebangkitan yang menjadi momentum kebangsaan membabi-buta.

keep it on, but not for me. perempuan ngga berarti di sini.
i just turn around dan mencari sisi lain dari momment ini. Ah baju putih,
senada dalam sexual but she’s smoke. Berjalan menuju panggung, tenang, sesantai domba dalam kerumunan srigala.
puntung rokok dibuang. Puisi, gumaris wajah-wajah pria terpana.

“sorry…kayaknya kamu salah panggung..” kilau cahaya menyala dari balik pot.
Ahhhh….. damp it, selalu saja begitu.

============================
24.00

pulang mampir warnet, lihat blog, tulis, posting.
apa arti maskulin?
bingung >> googling >>> yup…ketemu
masculine
= 1. Of or relating to men or boys; male.
2. Suggestive or characteristic of a man; mannish.
merokok = kebiasaan laki-laki
wanita yang merokok =/= maskulin
i don’t know?

i always want to try it, but i can’t.
i’m a weak woman.

============================
01.kurang dikit

buka YM, penasaran. coba cari teman tuker pikiran.
masuk room….!! males ah. stuck.
waiting… for one ID.
ID datang dan pergi, tapi bukan dia.
Ngga juga muncul. boring? mungkin
tergaja dan menjaga agar YM tetap nyala
KEEP IT ON MY YAHOO…
sia-sia?

serasa menjadi penjaga akan kemenangan
kemenangan sebuah kenangan
kenangan akan kebangkitan.
Hari Kebankitan Nasional 2008,

SEBUAH PANGGUNG, PEREMPUAN, SIMPLE!

Posted by dayu.cute in 17:12:43 | Permalink | Comments (1) »

Chat with someone

kali ini gw posting tulisan teman gw.
mungkin karena dia pengen ngasih spirit aja
karana gw lama ngga posting lagi
..makasih aja deh buat kedaikebun!!

Menjadi bebal karena terkenal terkadang sering
membungkus peringai seseorang.

Setidaknya itu menjadi sebuah pengalaman imajiner yang terlihat tampak nyata dalam megahnya dunia chatting virtual. Kita berharap terjebak disana, lalu berlama-lama disana, dan kita pura-pura tidak berdaya, kita lelah namun kita tetap tidak mau menyerah, hingga tanpa disadari ada sesosok individu berlawan jenis membangunkan kita untuk tetap terjaga dan berkata bahwa diri kita bukan kita. bahwa kita hanya sajian dari keinginan dari orang-orang di sekeliling kita.

Selasa malam, tanpa ada maksud untuk menghabiskan malam yang terbiasa dengan bergadang, tentu berhubungan dengan seseorang melalui relay internet adalah keisengan yang mengasyikkan. Bercanda, mengoda, memuji, memaki, atau bahkan mecurahkan segenap rasa adalah hal yang sangat biasa dalam obrolan itu. Bahkan mungkin tampak begitu manusiawi. Curahan segenap rasa itu akhirnya membentuk kita dalam sebuah nick. Sebuah nama samaran yang dirasa bisa menembatani diri kita dan keinginan kawan-kawan kita. sebuah karakterisasi percakapan.

sebuah percakapan virtual yang terlihat seperti komunikasi asing kadang-kadang malah membuat daya tarik dunia chat menjadi semakin menarik. saya tidak akan mengaris-bawahi obrolan yang bermula pada tema “x” dalam obrolan tersebut. meski tidak dipungkiri bahwa kebanyakan akhir dari semua itu, selalu berujung pada hal tersebut. setidaknya itu tidak terjadi pada diri saya dan semoga tidak mengarah pada dia. Seksual selalu menarik dan saya selalu tidak tertarik. paling tidak sampai saat ini.

Mengenai chat selasa malam, tidak diawali dengan tema tersebut. pun tidak diakhiri dengan tema tersebut. tapi apa yang menari dari obrolan selasa malam dengan tema seksual?

saya tidak berharap bahwa ini adalah rekayasa kehidupan nyata yang bisa dikontruksi dan diejawantahkan dalam percakapan virtual. Saya hanya berharap ini menjadi suatu kenyataan yang memang disandarkan dari sebuah pengalaman virtual, sebuah pengalaman yang berawal dari obrolan selasa malam. Saya memperkenalkan menjadi kedaikebun dan dia menjadi satukosongdelapan sebuah nick yang bahkan dirikita sendiri pun tidak akan mepermasalahkan keberadaan kita. Kita hanya sadar bahwa nick tersebut adalah sebuah identitas yang paling mendekati pribadi dan ego kita. Setidaknya menjadi bagunan karakter yang diharapkan mampu mewakili diri kita dan kedaikebun memang menjadi sesosok peran yang begitu fasih dan sempurna yang saya perankan dalam pertunjukan maya ini. meski saya sadar bahwa harapan karakter yang saya bangun pada nick kedaikebun sangat bertolak belakang dengan pribadi nyata saya.

Kedaikebun adalah sebuah sosok yang begitu sempurna menjalani dirinya sebagai seorang maskulin. begitu keras dalam besikap mengadapi sosok feminim, hingga dimata lainnya lawannya kedaikebun adalah batu karang (meski pesan itu hanyalah kesan yang coba di pamerkan dalam tulisan ini). Tapi satukosongdelapan adalah sosok yang dikenal oleh kedai sebagai wali dari si mBro -dan tidak akan ditulikan detil disini-.

back to the topic, tentang masalah peringai dalam karakterisasi diri dan obrolan selasa malam, ada sebuah hal yang sekiranya menjadi peristiwa yang paling tidak menyadarkan saya bahwa apapun dan bagaimanapun mayanya bentuk dari sebuah keisengan relationship pasti akan berujung pada wilayah nyata yang sebenarnya. sebuah hubungan yang akan mempertemukan kita dengan mereka, mempertemukan aku yang satu dengan aku yang lain, mempertemukan kamu yang satu dengan kamu yang lain, mempertemukan individu-individu yang memang tidak dipungkiri bahwa dia adalah sosok humanbeing.

Nick tidak lagi menjadi wilayah dominan yang bakal akan menutupi siapa diri kita, yang bakal akan membiaskan seperti apa peringai kita yang sebenarnya. kita tetap akan tidak mampu menyembunyikan siapa diri kita dan seperti apa pribadi kita ketika kita merasa bahwa wilayah virtual hanya sebuah media, hanya sebuah jembatan penghubung dari sebuah komunikasi yang dilakukan oleh individu-individu yang nyata.

tanpa disadari kita akan mengungkapkan secara spontanitas siapa diri kita kepada lawan bicara kita adalah sebuah naluri alamiah. mengutip freud, dalam teorinya bahwa psikologi identitas dalah sebuah dorongan alamiah yang harus diperlihatkan pada orang lain, apalagi dalam sebuah kompetisi eksistensi. Wilayah spontan menjadi bagian yang dominan. Hal tersebut dikarenakan karakterisasi adalah ahasil dari sebuah pengalaman kognitif yang makin lama makin membekas hinga menjadi pengalaman bahwa sadar. Hal tersebut yang kemudian terangkum dalam sebuah kebiasaan diri dan melembaga dalam aktivitas sosial yang kemudian kita sebut dengan kebudayaan.

Nah hal tersebut terjadi pada diri saya. Ketika saya mulai merasa nyaman menjadi kedaikebun, saya begitu gampang berkomunikasi dengan sosok satukosongdelapan yang saya pun juga mulai mampu membaca karakter dalam nick yang dihadirkan.

saya mulai bercanda memperbincangkan seorang perempuan seakan-akan saya tidak bakal tergoyahkan olehnya. saya mulai menyukai dan membencinya dalam sebuah kata-kata virtual tanpa saya berpikir saya akan tergoda olehnya. Saya mulai menghina satukosongdelapan sebagai perempauan. Dan saya menang, dan saya semakin nyaman, dan saya semakin terkenal dalam kedakebun.
kedaikebun adalah sosok laki-laki…….!!!!

Dan tiba-tiba kenyamanan itu berubah menjadi sebuah kebebalan yang mendalam.
menjadi sebuah kesombongan,
menjadi sebuah keangkuhan,
seketika itu
semuanya runtuh ketika
tiba-tiba
sosok
satukosongdelapan menjelma menjadi pranita
dan dalam layar tertulis,

satukosongdelapan: “masak laki-laki pengecut, ayo dong hadapi!”
kedaikebun: “siapa ini?”
satukosongdelapan: “aku!”
kedaikebun: “kamu. wadaw, kaboooooooooooooooorrrrr…!!!”

Posted by dayu.cute in 12:38:26 | Permalink | No Comments »

Wednesday, November 14, 2007

Melawan Takdir Perempuan

Gwa terjebak dalam situasi yang sebenarnya ngga gwa inginkan. Menjadi tua. Gara-gara menjengguk seeorang temen yang melahirkan, gwa sadar bahwa gwa sudah terlalu tua untuk disebut remaja. Gwa sudah sepantasnya menjadi seorang ibu dan kemudian tunduk untuk menjadi tua. Gwa benci itu. I hate to be that!

Umur gwa memang sudah sangat matang hanya untuk menjalankan pernikahan, tapi keinginan belum juga muncul. Untuk ukuran wanita, angka 26 sudah cukup untuk mendapatkan julukan perawan tua. Sebuah stereotype yang setiap wanita pasti akan menolaknya. Tapi untung gwa hadir dan lahir di era kesetaraan sudah mulai bergulir. Emansipasi seakan menjadi gerbang penyelamat untuk kasus tersebut. Setidaknya, for me.

It’s not mean i don’t want to have a baby, but to pregnant is to hard for me. I’m young dan still wanna be young. Ngga ada kerutan yang boleh nempel di kulit gwa. Ngga ada sesuatu hal yang boleh membuat gwa untuk tertahan, sekalipun seorang bayi. Seorang bayi - setidaknya untuk saat ini - masih akan membuat jadwal hidup yang tersusun akan berantakan.

Pernikahan hanyalah sebuah ritual primitif yang membuat gwa akan terpaksa mengandung. I love everything about sexual, but no with married. Not yet. Dan aktivitas sex semata-mata tidak untuk bereproduksi ada wilayah lain yang juga tidak kalah penting, “gairah” misalnya. Bukan berarti gwa pengamba sex bebas, tetapi untuk mendapatkan sebuah “gairah” hidup lebih bebas, bisa saja gwa salurkan leat sex.

Intinya gwa ngga mau hamil dan ngga mau punya bayi (untuk sekarang ini). Tentang pernikahan gwa katakan gwa belum siap. Gwa ngga mau terjebak menjadi istri yang pasrah seperti serial Desperate Housewives.
Menjadi Lynette
yang kerepotan mengasuh 4 anak dan sabar menunggu suami yang belum tentu jujur akan aktifitasnya.

Gwa ngga bisa!

Posted by dayu.cute in 22:28:14 | Permalink | Comments (6)

Friday, November 9, 2007

right time, right place, & waiting a right momment

Mengatur waktu mengukur tenaga.
Jika sudah saatnya dia akan tiba.
Ngga ada yang dipaksakan.
Semua akan menjadi…

Gwa salut dengan perkataan itu. Semua begitu tenang dan santun, apalagi diucapkan oleh seseorang kasta yang begitu bijak. Oleh seseorang yang seharusnya marah karena apa yang telah gwa janjikan belum kelar gwa kerjakan. Dalam sebuah reputasi bisnis yang sedang gwa kembangkan, gwa malah melakukan kesalahan. Yah mengecewakan seorang client. sebenarnya dia lebih aku anggap sebagai kakak atau bahkan guru, karena dia sepantasnya untuk itu. Biasanya untuk menghindari kemarahan client, gwa selalu memakai kata Sorry. Terbukti hal itu ampuh. Hanya dalam kasus ini, hal itu ngga berlaku. Gwa diminta untuk membantu menerbitkan sebuah buku, kebetulan sang penulis ingin membuat penerbitan sendiri di kota kecil di bagian timur Indonesia. Sebuah usaha gila dalam kaca mata pemikiran bisnis, apalagi gwa hanyalah seorang designer media. Kalo majalah mungkin biasa, tapi buku?.
But Its OK. Gwa susu rencana kerja dan semua berjalan sampai saat naik cetak gwa kena masalah.
Its personal problem. Kerjaan ngga jalan sampai 2 minggu. Gwa merasa malas untuk melakukan sesuatu.
Tiba2 SMS datang, dan sebuah pertanyaan tentang persiapan buku tersebut dampai dimana? Maaf, tinggal naik cetak. Seminggu kemudian SMS dengan pertanyaan yg sama juga datang dari nomor yang sama. Kali ini gwa ngga bisa ngelak dengan alasan yg sama. Karena semua telah direncanakan dan dianggarkan dari sana. Kali ini gwa diam! haruskah gwa bilang Sorry lagi. kayaknya itu ngga mungkin. Tapi tanpa gwa menjawab, dia mengirim satu lagi pesan tambahan.

jangan kwatir, soal ketelatan itu,
mungkin bunga itu ingin tumbuh sesuai dengan waktunya.

Tuaji …….

Posted by dayu.cute in 02:13:08 | Permalink | Comments (1) »

Menjaga kemungkinan kemungkinan

Setiap prediksi ke depannya sepertinya tampak begitu jelas bagi orang yang terbiasa dengan mengatur jadwal hidupnya. Menjaga kemungkinan berarti mempersiapkan diri lebih awal, berarti mebuat sebuah rumusan masalah dari sebuah sebab yang dilakukan saat ini.

Akan tetapi yang tersulit adalah merumuskan solusi dari masalah tadi. Seperti yang sedang gwa alami, bahwa msalah memang bukan sebuh persoalan yang berpengaruh dari sebuah sebab tindakan semata, tatapi ada wilayah lain yang nampaknya tidak berhubungan. Seperti kedewasan kita misalnya, dalam hal ini gwa masih merasa sangat mentah. Gwa sadar bahwa umur seseorang tidak selalu berbanding lurus dengan kedewasaan, karena saya mengalaminya saat ini.

Untuk mengatasi persoalan lain ini, biasanya berhubungan mental dan pengalaman eseorang - alias jam kerja. Sehebat apapun kita dalam mewujudkan ide gagasan kita, dia akan diuji materikan oleh yang namanya persoalan. Seberapa berhasil orang itu tergantung atas cara pandang mereka.

Dalam kasus ini gwa sedang kalah.
Tapi pertempuan belum berakhir, dan peluang untuk memperbaiki diri masih ada. kemenangan bisa dicapai kedepannya. Gwa sadar bahwa kekalahan saat ini terjadi hanya karena keinginan untuk melarikan diri dari persoalan. Hal lain yang dipakai sebagai pembenaran hanyalah goa kecil yang sempit yang tidak akan mampu menyembunyikan
kita dari masalah tadi.

Dan kini gwa harus berpikir ulang apakah ini sebuah kekalahan awal yang nantinya akan menjadi rentetan kekalahan lainnya? ataukah akan menjadi titik balik dari proses menuju kemenangan tersebut? Atau justru malah, ini adalah bagian akhir dari pertempuran itu sendiri?

Berpikir untuk menang dengan menjaga kemungkinan-kemungkinan.

Posted by dayu.cute in 01:29:59 | Permalink | No Comments »

Monday, November 5, 2007

Possible Life

Asli, boring kali ini belom terselesaikan. Udah berapa kali coba refresh dengan main game engga juga ngakhirin semua. Malah dalam beberapa hari terakhir ini, gwa terjebak di dalamnya. Malah membuat jadwal di buku harian untuk mainin game itu.

Gwa ngerasa bahwa refreshing akan malah sangat membawa kita ke ujung tanduk dari masalah yang sebenarnyta harus kita hadapi. Back to war zone with be winner output. Seharusnya itu yang gwa lakukan. Tapi ngga apa-apa. Ngga ada sesutu memang akan berakhir sia-sia begitu aja. Bahkan untuk sebuah acara ladi dari tanggung jawab sekalipun. Mainin “Age of Empire II” sekalipun. You can run but can hide! Klise, but it’s true.

Sore yang boring. Datang lagi, kumpul, ngobrolin siapa yang bakal diundang untuk main malam nanti.
Kenapa untuk bermain game semua begitu lancar?
Kenapa untuk hanya berbuat yang percuma dan sementara semua begitu sempurna?
Hard work is for hard ways, so hard walking on there. Hope of mine, it’s be a good ending.

Mungkin karena boring gwa ama kawan main (AoE II) berangkat ke Kuta. Lihat pantai, orang surfing, turis, bule, caffe, and other views make me think different. Gwa seakan-akan menemukan jawaban dari permasalahan yang gwa temui. Believed or not, temen gwa juga merasa begitu. - I know u friend, u have a personally problem too. -

Ngobrol, tuker pikiran, dan akhirnya ngungapin masalah masing2.  Sebuah obrolan yang dewasa, ketimabng saling serang dan saling bantai  di depan monitor  masing-masing saat online di multiplayer center.
We are young, but tidak kekanak-kanakan. Kami harus berkembang untuk menjadi apa saja. Tentu semua started by our imaginations. We broke and so poor’s now, but not for next.

Memulai dari ngomongin keinginan kita untuk menjadi apa. Ngomongin seberapa peluang yang akan diperoleh dan seberapa resiko yang bakal ditemui. Ngomongin akar masalah yang bakal dihadapi.
Yup’s, semua kalkulasi hanya dalam ruang imajinasi dan kami mengerti satu sama lain. Sampai begitu detail kamu mengetahui seberapa keuntungan yang akan kami peroleh dalam usaha imajinasi. Kami harus sukses dan bakal sukses. kami tanam rasa itu.
’till there,

We keep going, keep running,
and sesaat tiba-tiba kita kaya.

(senin, 05 Nov 07) akan jadi bukti apakah ini sebuah awal,
atau gwa ga bakal lagi nulis tentang spirit hidup.
Bukan karena apa,
hanya karena gwa ngga bisa ngewujud-inn dan ngejalanininya.
can’t make Simply!

Posted by dayu.cute in 10:49:14 | Permalink | Comments (2)